Minggu, 16 April 2017

Rekomendasi Saham BEI 17 April 2017



TRADING INSIGHT
17 April 2017 …………………………………………………………………………Elton B Satrianto
AALI

Masih dalam trend turun, meski begitu saat ini AALI berada di area Fibonacci retracement 23.6%.  Stochastic berada di area oversold dan mulai berpotongan keatas. Volume perdagangan 3 hari terakhir juga menampakkan peningkatan.

Rekomendasi BUY
Entry level  14.400 – 14.500.
Target 14.900 – 15.100
ASII

ASII bergerak dalam uptrend jangka menengah. Harga baru saja menembus MA20 masih dapat bergerak turun menuju Lower Band dan Fibo 78.6% di kisaran 8.250. Stochastic cenderung turun menuju area oversold (30%)

Rekomendasi BUY  On Weaknesses
Entry level  8.250
Target 8.900

ICBP

Indofood CBP masih dalam trend turun jangka pendek dan belum dapat keluar dari trend tersebut. Stochastic berada diarea oversold dan cenderung naik (11%). Potensi penurunan di Fibo 23.6% dan Lower Band di level 7.900. Target Fibo 38.2% di level 8.300.

Rekomendasi BUY  On Weaknesses
Entry level  8.000 – 7.900
Target  8.300 – 8.400

ELSA

Elnusa berusaha untuk menembus trend turunnya yang dimulai Mei 2016. Penutupan 13 April harga tertahan MA 5, masih memiliki potensi pelemahan di 23.6% Fibo. Namun jika berhasil menguat kembali diatas 418-430, trend minor ELSA akan menguat.

Rekomendasi HOLD
Entry level  380
Target 465

SRIL

Sriltex dalam seminggu terakhir bergerak relative flat berkisar 298-310, tertahan di MA60 dan berada di area Mid Bollinger Band. Potensi penurunan menuju 270 (Fibo 23.6% dan lower band). Potensi kenaikan menuju 314 (Fibo 38.2%) dan 350 (Fibo 50%)

Rekomendasi BUY On Weaknesses
Entry level  300 - 270
Target 314 - 350

HMSP

HM Sampoerna ditutup di 3910, mendekati Fibo 50.0% di kisaran 3.900 dan berada di lower Bollinger band. Stochastic oscillator berada di area oversold (10%)

Rekomendasi BUY
Entry level  3.900 – 3.920.
Target  3.980 – 4020


Jumat, 24 Maret 2017

Price Gap , apa yang harus dilakukan


Dalam perdagangan saham ada istilah yang cukup familiar ditemui oleh investor, yaitu price gap. Price gap adalah suatu peristiwa dimana terjadi kekosongan aktivitas perdagangan pada suatu harga. Sebagai ilustrasi pada penutupan perdagangan 15 Maret 2017, saham BBRI ditutup di harga 12.150, hari berikutnya 16 Maret 2017 saham BBRI dibuka pada harga 12.300, sehingga terjadi gap antara 12.150 dan 12.300.

Gap di saham BBRI


Terjadinya gap salah satu hal disebabkan suatu berita fundamental yang meningkat minat jual/beli investor, jika terjadi hal seperti ini apa yang sebaiknya dilakukan oleh investor? Sudah menjadi suatu konsensus umum didalam kalangan investor saham, bahwa jika terjadi suatu price gap, maka gap tersebut akan terisi. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah dan juga tidak sepenuhnya benar. Agar kita bisa menjawabnya ada baiknya kita memahami lebih dalam tentang Gap 


Ada beberapa macam definisi dari Gap, secara umum yang dikenal price gap ada 4 macam yaitu common, breakaway,continuation dan exhaustion. Selain itu ada juga gap yang digunakan untuk menentukan support dan resistance, yaitu Full Gap Up, Full Gap Down, Partially Gap Up, Partially Gap Down. Kali ini kita akan membahas 4 macam gap yang pertama dahulu

  • Common Gap adalah Price gap yang muncul didalam area trading ( masih dalam channel atau support dan resistant). Gap jenis ini biasanya tidak memberikan informasi lebih, hanya sekedar gap biasa
  • Breakaway Gap adalah Price gap model ini memberikan indikasi kuat akan terjadinya price reversal (perubahan arah trend). Gap ini akan valid jika disertai dengan peningkatan volume yang tinggi. Ada 2 jenis breakaway Gap, yaitu Bullish Breakaway Gap dan Bearish Breakaway Gap.
  • Continuation Gap adalah Gap yang terjadi ditengah sebuah trend, kemunculan gap ini sama sekali tidak mempengaruhi arah trend.
  • Exhaustion Gap adalah Gap yang terbentuk setelah rally panjang dalam trend harga. Ilustrasinya ketika harga dalam uptrend yang lama, tiba tiba terjadi gap Up, maka dinamakan exhaustion Gap. Hal ini mengindikasikan pembalikan.

Dari 2 jenis Gap terakhir yaitu continuation dan exhaustion, investor harus menunggu konfirmasi apakah Gap yang terjadi termasuk continu Gap atau Exhaus Gap.

Kesimpulannya adalah, jika terjadi Price Gap maka harga akan mencoba menutup gap yang terjadi. Yang menjadi pertanyaannya adalah hal tersebut bisa terjadi sehari, seminggu, sebulan atau bahkan satu tahun. Jadi yang perlu diperhatikan adalah jenis Gap yang terjadi.